Tuak Diklaim Memiliki Manfaat Kesehatan
Minuman Lokal

Tuak Diklaim Memiliki Manfaat Kesehatan

Minuman tuak yang bisa kita temui dengan jumlah banyak di daerah Sumatera Utara diklam memiliki manfaat kesehatan dan dijadikan sebagai terapi narkoba, hal tersebut seperti yang dikatakan oleh Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan.

Lewat riset mewawancarai 18 orang korban dari narkoba, telah di klaim bahwa tuak dapat dijadikan sebagai terapi narkoba. Malah tuak mendapat dukungan dari Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto, untuk dijadikan media rehabilitasi narkoba.

Apa itu tuak? Tuak adalah jenis minuman alkohol yang berasal dari negara Indonesia. Minuman ini biasanya sering dikonsumsi oleh masyarakat Batak yang berada di pulau Sumatera Utara ketika ada acara-acara khusus.

Pembuatan Tuak

Biasanya minuman alkohol tradisional ini dibuat dengan melakukan fermentasi pada beras (beras ketan) dengan menggunakan ragi dan enzim yang alami terkandung dalam ragi.

Enzim memecah pati dalam beras menjadi gula dan mengubah gula menjadi alkohol, yang merupakan proses fermentasi. Terlepas dari alkohol, proses fermentasi tersebut juga menghasilkan kandungan karbon dioksida.

Tuak dibuat pada biasanya dengan jumlah yang besar, ditambah dengan bantuan air kemudian direbus. Kemudian biarkan rebusan tersebut sampai dingin sebelum kita menambahkannya ke campuran beras dan ragi yang sudah di fermentasi.

Proses penyulingan nira aren dan kelapa bisa juga digunakan untuk membuat tuak, dimana cara tersebut paling mendominasi minuman keras lokal Indonesia. Ada juga yang berasal dari fermentasi beras biasa dan buah-buahan.

Minuman sejenis ini pun dimiliki beberapa negara, contohnya Jepang (sake), Korea (Makgeolli), Thailand (Sato), China (Mi Jiu) dan Filipina (Tapuy).

Variasi kandungan alkohol dalam tuak ada banyak, dimana tiap minuman tersebut ada yang mencampurkan 5% alkohol sampai 20%. Sama seperti rasanya yang bermacam-macam, tergantung dengan kandungan gula yang digunakan saat proses fermentasi, mulai dari sedikit manis atau sangat manis.

Kualitas buruk pada tuak biasanya akan terasa asam, karena dalam tuak tersebut kandungan asam laktat tercampur didalamnya karena ada bakteri yang masuk. Khasiat dari tuak yang mengandung alkohol masih diragukan, walau begitu masih banyak orang yang yakin kalau tuak memberikan manfaat untuk kesehatan, karena kandungan tuak terdapat antioksidan dan vitamin C.

Media di Indonesia juga ada yang mengatakan bahwa tuak bisa mengatasi penyakit ginjal dan memulihkan kesehatan tubuh. Tuak yang disebutkan ini adalah tuak yang terbuat dari bunga pohon aren yang diasap. Tuak ini berasal dari Desa Pusuk Lestari, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat

Dilansir dari Journal of Experimental and Clinical Anatomy, tuak ternyata memiliki khasiat meningkatkan kemampuan visual dan laktasi atau produksi, serta bagus untuk payudara dalam pengeluaran ASI.

Sebab itulah dalam produk seperti obat-obatan herbal, minuman tradisional ini sering kali di tambahkan. Tetapi, tuak juak bisa menyebabkan penurunan fungsi testis jika dikonsumsi terlalu banyak, karena bisa menurunkan kadar testosteron, motilitas sperma, dan viabilitas sperma.

error: