Rum dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Rum

Rum dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Berbagai minuman beralkohol dapat kita temui di pasaran, mulai dari wina, arak, bir, whisky, vodka, sampai rum. Mungkin untuk rum masih sedikit asing ditelinga banyak orang, karena kebanyakan orang tidak tahu atau memang belum pernah mencoba minuman yang satu ini.

Rum sendiri adalah minuman beralkohol yang terbuat dari hasil penyulingan sari tebu, kebanyakan orang mengenalnya dengan molase yang difermentasi. Kadar alkohol yang terkandung dalam rum sebanyak 40-60 persen dan rum dapat dicampur dengan minuman lain atau makanan.

Rum merupakan minuman tradisional yang berasal dari Karibia, minuman ini sudah ada sedari rubuan tahun yang lalu. Seluruh dunia sekarang ini sudah bisa menikmati rum di tempat mereka, karena memang sudah diproduksi secara luas.

Rum memiliki beberapa jenis yang bergantung dari pembuatannya. Rum putih dan rum hitam (gelap) adalah jenis rum yang paling terkenal. Kalian dapat merasakan tekstur, aroma dan citarasa yang ringan di rum hitam. Keduanya sama-sama bisa dijadikan campuran makanan atau minuman.

Kandungan nutrisi dalam rum

Sebanyak 100 gram rum bisa mengandung:

  • 66,6 gram udara
  • 231 kkal
  • 0,12 mg zat besi
  • 2 mg kalium
  • 1 mg natrium
  • 0,07 mg seng
  • 0,02 mg mangan
  • 0,01 mg thiamin
  • 33,4 gram etil alkohol

Minuman ini tidak tercampur dengan karbohidrat ataupun lemak. Kadungan alkohol dalam minuman ini menghasilkan energi.

Rum bermanfaat bagi kesehatan, namun kita perlu hati-hati karena ini masih perlu dilakukan penelitian, agar efeknya lebih pasti. Hal ini tentunya bergantung dengan jumlah yang kita konsumsi, kalian bisa meminta pada dokter untuk rekomendasi.

Manfaat rum bagi kesehatan

  1. Meringankan gejala flu

Salah satu manfaat rum adalah mencegah flu. Hal tersebut dikarenakan dalam alkohol rum terdapat kandungan antimikroba yang dapat memberikan efek panas pada tubuh. Hal tersebut membuat cairan pada hidung yang menyumbat pernapasan dapat berkurang dan keluar.

  1. Berperan sebagai zat antiseptik

Zat antiseptik terkandung dalam minuman beralkohol yang satu ini, sehingga anda dapat menggunakan rum untuk membersihkan luka di kulit. Kandungan antimikroba pun pertumbuhan bakteri pada luka tersebut akan dicegah oleh antimikroba.

  1. mengurangi nyeri otot

Mengkonsumsinya dengan batas wajar dapat mengurangi nyeri otot (klaudikasio intermiten). Serta mencegah risiko osteoporosis karena rum dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang.

  1. Menyehatkan jantung

Mengonsumsi rum dalam batas takarannya bisa mencegah terjadinya penyumbatan arteri pada tubuh manusia. Selain itu juga berperan penting untuk pengencerkan darah serta kolesterol baik (HDL) dalam tubuh jadi meningkat. Semua hal tersebut membuat berkurangnya risiko jantung.

  1. Mencegah risiko penyakit Alzheimer dan demensia

Jika meminumnya 1,5 ons setiap hari dapat mencegah risiko penyakit Alzheimer dan demensia.

  1. Memperpanjang usia

Berkat efek antiradang yang terkandung di dalam rum, Jika rum diminum dengan takaran yang tepat bisa meningkatkan rentang hidup 2-5 tahun lebih lama.

Perhatikan porsi yang tepat dalam mengonsumsi rum

Rum adalah minuman beralkohol, jadi kalian perlu mengonsumsinya dengan bijak. Sama ketika anda menggunakannya untuk bahan campuran makanan dan minuman.

Jika kalian mengonsumsinya secara berlebihan, kalian bisa mendapat beberapa risiko seperti :

  • Mual dan muntah-muntah
  • Diare
  • Gangguan pencernaan
  • Dehidrasi
  • Kerusakan hati
  • Kerusakan sistem saraf pusat
error: