Stout Beer
Artikel

Mengenal Apa Itu Stout Beer

Sebagian penggemar bir pasti sedikit asing dengan bir hitam, bir tebal yang satu ini memang kurang diminati atau dikenal oleh kalangan anak muda. Mungkin rasanya yang terasa aneh dan warna dari bir ini yang kurang menarik perhatian, sampai ada yang mengatakan “meminum bir hitam pasti anda adalah mas-mas”.

Minuman ini sering kali diminum oleh kaum laki-laki, dan hanya sedikit dari kaum perempuan yang meminum minuman yang satu ini.

Apa itu bir hitam atau stout beer? ini adalah bir yang dibuat dengan campuran biji gandum, bunga hop, air serta ragi. Pada abad ke 14, kata “gagah” yang awalnya bermakna keberanian diganti menjadi “keras atau kuat”.

Kata stout dimasukkan sesuai dengan ditemukannya bir pada tahun 1667 sesuai pada catatan dokumen Egerton Manuscript. Disitulah tergambar bir keras adalah bir yang keras, bukan bir hitam yang memang warnanya hitam. Sementara porter adalah istilah yang dipakai pada tahun 1721, hal tersebut mendeskripsikan bir yang memiliki warna coklat pekat, dan bir tersebut dibuat dari biji gandum yang dibakar.

Pada masa itu Porter digunakan untuk membuat eksperimen bir agar tercipta beberapa varian bir hitam sesuai dengan kekuatan rasa berbagai bir. Untuk menggambarkan bir dengan rasa cukup kuat diberi nama Porter yang gagah, perkembangan jaman dan waktu yang berjalan membuat istilah tersebut menjadi jamak penyebutan bir hitam pengungsian yang kuat.

Dry atau Irish Stout adalah jenis stout yang paling populer, contoh merknya seperti Guiness atau Anker Stout. Di Indonesia sendiri memang sulit menemukan tipe bir seperti ini, kedua merk tersebutlah yang lebih sering dijual di minimarket atau supermarket.

Variasi bir hitam

1. Imperial Stout

Imperial Stout adalah bir dengan after taste sangat kuat, bir ini juga dikenal dengan Russian Imperial Stout. Dalam minuman ini terkandung kadar alkohol yang cukup tinggi, karena ini kelasw minuman bir, kandungan alkohol 9% termasuk besar.

2. Baltic Porter

Minuman ini adalah Imperial Stout yang difermentasi dingin, bir ini bisa diproduksi di negara-negara Baltik, mulai dari Denmark, Jerman dan Finlandia.

3. English Porter

Bir yang dibuat di negara Inggris ini adalah bir hitam yang dicampur dengan 3 varian bir, yaitu old ale, new ale dan mild ale.

4. Milk Stout

Bir yang satu ini mengandung campuran gula yang berasal dari susu, rasanya cenderung manis dan kalori yang cukup banyak karena laktosanya tidak bisa difermentasikan oleh ragi bir. Bir ini dikatakan mengandung nutrisi yang banyak dan ibu menyusui bole meminumnya, walaupun belum ada penelitian yang sahih.

5. Oatmeal Stout

Minuman ini dari namanya sudah pasti sangat jelas kalau di dalamnya terkandung gandum, yang mana kandungan gandumnya mencapai 30%, ditambahkan ketika bir ini memasuki proses brewing. Namun minuman ini tidak ada rasa gandum yang terasa saat meminumnya, after tastenya terasa halus karena kandungan protein dan lipid yang berasal dari gandum.

6. Chocolate Stout

Nama Chocolate Stout diberikan untuk varian bir yang memang menggunakan aroma dark chocolate yang terasa sangat pekat, serta aroma gandum yang terdapat pada bir tersebut lebih terasa.

7. Coffee Stout

Bir yang satu ini mengandung campuran biji gandum yang warnanya pekat seperti black patent malt, dapat membuat bir ini terasa seperti kopi. Kebanyakan brewers yang lebih menyukai rasa kopi biasanya menambahkan sendiri bubuk kopi ke dalam bir ini.

error: