Minuman Rum
Rum

5 Fakta Menarik Tentang Minuman Rum

Ada berbagai macam minuman beralkohol yang dapat kita jumpai di pasaran, kadar alkohol di dalamnya serta rasanya pun bermacam-macam, untuk alkohol biasanya paling rendah mulai dari 3% sampai terbesar di angka 40% dan seterusnya.

Rum adalah minuman beralkohol yang jarang sekali di dengar oleh banyak orang, tidak seperti Bir, anggur atau wiski dan jenis lainnya. Karena rum sendiri lebih sering didapatkan untuk dicampur dengan makanan seperti kue atau es cream.

Inilah beberapa fakta tentang minuman Rum

1. Terbuat dari tetes tebu

Kita pasti sering mendengar kalau tebu biasanya diolah untuk menjadi gula pasir, ternyata tebu juga digunakan untuk membuat rum. Kebanyakan tebu dengan kualitas terbaik tumbuh di wilayah yang hangat dengan iklim tropis, contohnya di negara Amerika Selatan dan Karibia.

Rum di buat dengan mengekstrak tebu menjadi molase (tetes tebu) atau dalam bentuk cair. cairan ini selanjutnya di campur dengan ragu serta air, yang kemudian dilakukan proses fermentasi.

2. Disimpan di barel bekas wiski

Fermentasi biasanya berlangsung selama 3 sampai 7 hari. Kemudian akan berlangsung proses destilasi atau penyulingan.  Tujuan dari proses ini adlaah membuat rum tersimpan dengan zat-zat yang tidak seharusnya ada. Kemudian proses selanjutnya adalah menyimpan rum di dalam barel wiski, hal ini dikarenakan saat membuat bourbon peraturannya menggunakan barel baru. Selanjutnya barel kayu diberikan ke perusahaan pembuat rum.

3. Rasanya kompleks

Rasa karamel dan vanila yang kayak terdapat dalam rum dengan kualitas terbaik, tidak lupa dengan bau asap dan tanah yang tercium pada rum. Kita bisa mendapatkan rasa kompleks seperti ini dengan menggunakan teknik pembakaran. Untuk mendapatkan rasa yang diinginkan biasanya perusahaan membuat rum rumahan mereka dengan api. Rum yang ada di dalam barel kayu ditembakkan dengan api.

4. Rum hitam dan rum putih

Sama seperti bir, rum juga memiliki jenis lain seperti rum hitam dan rum putih. Akan berlangsung proses penyaringan dengan arang untuk rum yang sudah berumur, tentunya ini terjadi setelah proses destilasi. Proses dengan arang tersebut akan membuat warna rum menjadi lebih jernih. Rasanya sedikit beda, seperti sentuhan kayu ek. Ini disebut dengan rum putih yang biasanya dipakai untuk campuran minuman.

Sedangkan rum hitam berbeda dengan rum putih. rum hitam lebih sering dimninum langsung atau terkonsolidasi.

5. Periksa kualitasnya Sendiri

Untuk mengetahui kualitas minuman alkohol kita tidak perlu menjadi ahlinya. Hanya perlu menuangkannya pada gelas bening, kemudian kalian bisa melihat warnanya. Rum putih akan berwarna bening, sementara yang hitam akan berwarna sedikit kuning. Kualitas buruk pada rum terlihat jika rum terlihat aneh, seperti berawan.

Kemudian untuk mengetahui kualitasnya kalian bisa mencicipi langsung, yang paling dibenci rum adalah udara, ketika mencicipi kalian meminumnya sedikit dan langsung disebar ke seluruh mulut. Kalau pertama ada rasa alkohol maka itu adalah rum murah, rum dengan kualitas terbaik akan muncul rasa kopleks dari rasa manis, asap serta lembut. Jenis rum seperti inilah yang nikmat jika di minum secara perlahan.

error: